Perjuangan Global...Merentasi Sempadan

" Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, kerana sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu ” (Al-Baqarah:168).

Wednesday, December 1, 2010

Ucaptama Pengarah Urusan dalam GMB Spesial, Indonesia

Tn Hj Ismail bin Hj Ahmad pada acara GMB Spesial, pertengahan September 2010

Secuplik pesan dari Tn Haji Ismail bin Haji Ahmad, owner HPA Industries Sdn. Bhd dalam acara GMB Spesial di Auditorium BPPT pada hari Ahad, 19 September 2010.

Apa yang sedang kita langsung saat ini sesungguhnya bagian dari perjuangan. Perjuangan ini bukan perjuangan satu atau dua tahun, ini merupakan mata rantai perjuangan yang sudah dilakukan Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam.  Kita bukan memulai, tidak juga akan mengakhiri.

Perjuangan ini harus ditegakkan. Kita bukan umat yang lemah, karena doanya umat Islam akan diijabah oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kita punya Allah, ada Rasulullah, dan kaum mukminin yang siap berjuang bersama kita. Umat Islam ada pertolongan setiap masa, dan kita harus yakin bahwa bahwa bumi ini diwariskan hanya untuk orang bertaqwa.

Tapi kenapa hari ini kita, kaum Muslimin menjadi peminta-minta sedekah. Kita menjadi orang yang sangat lemah, tidak mampu menggerakan? Ini karena kita meninggalkan taqwa kepada Allah SWT. Dengan kelamahan ini, kita hanya banyak menjadi pengguna.

Selagi hati ini tidak diubah, selagi itu dunia ini tidak akan berubah.

Mari tumbuhkan kecintaan kita kepada ummah ini. Indikasi kecintaan kita kepada ummah ini adalah jika ada industri Muslim, maka kita tidak punya pilihan lain selain menjadi pengguna dari hasil industri tersebut.

Dalam Al-Hadist dijelaskan, kita tidak mempunyai iman, jika tidak mencintai saudarany seperti mencintai dirinya sendiri.

Arti dari Hadist tersebut: 

Rasulullah Shalallahu  ’alaihi wasallam bersabda: 
“Salah seorang dari kalian tidak akan beriman hingga ia mencintai saudara, 
atau beliau mengatakan, “tetangganya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.”
(Kitab Ibnu Majah, Hadits No. 65) 

Dalam kitab Imam Ahmad, dalam Hadits No12338

Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Tidak (sempurna) 
iman seseorang dari kalian hingga ia mencintai saudaranya atau
tetangganya sebagaimana mencintai
dirinya sendiri"
 
* Sumber: Ensiklopedi Hadits Sembilan Imam

Jika itu sudah terbentuk, kita akan dapat menghidupkan kembali perekonomian Islam. Dinar dan dirham akan kembali bangkit. Kita tidak lagi ditentukan oleh Dollar Amerika. Di Malaysia, HPA sedang mempersiapkan untuk bisa bertransaksi dengan dinar emas. Kita jatuhkan ekonomi Yahudi.

Mereka—Yahudi—seperti ingin menolong dengan membuat bank-bank yang bersistem riba. Sistem yang tidak islami. Maka, wajibul waqti untuk mewujudkan bank kita sendiri.

Bentuk lain yang juga bisa kita lakukan adalah mewujudkan koperasi. Hari ini kita sudah ada Koperasi Wahida Indonesia. Koperasi HPA di Malaysia sudah bisa memberikan dividen pada tahun pertama 10% sampai 14% kepada para anggota.

Munculnya MLMS HPA pada tahun 1987 kita merancang untuk mengambil peluang itu. Mari kita membangun kekayaan ummah ini. Sekali lagi saya sampaikan azam saya, “Semua keuntungan Indonesia, khusus untuk orang Indonesia.”

Kata kuncinya, orang Islam gunakan produk Muslim. Uang umat Islam belanjakan kepada orang Islam. Kalau kita masih menggunakan produk lain, selain milik umat Islam, sama artinya kita “khianat perjuangan”. *** (Disalin oleh Ahmad Damanik)

No comments:

Post a Comment